Salak Pliek U, Kuliner Lawas Khas Aceh
Salak Pliek U, Kuliner Lawas Khas Aceh
KUTA BINJE– Salak Pliek U merupakan salah satu kuliner lawas khas Aceh yang masih sangat diminati oleh masyarakat Aceh, sebagai cemilan dalam perjalanan. Kuliner ini juga sering dijadikan sebagai cemilan untuk dinikmati saat duduk santai bersama keluarga.
Salak Pliek U ini merupakan resep turun temurun dari leluhur, yang berbahan dasar dari buah salak yang sudah dirajang dan direndam dengan air garam selama 12 jam selanjutnya dicampur dengan Pliek U atau patarana.
Pliek U adalah kelapa tua yang difermentasikan selama beberapa hari. Setelah dikupas dan dibuang air nya, kemudian daging kelapanya dibiarkan selama dua hari sehingga lunak dalam proses penguraian pati oleh bakteri. Selanjutnya kelapa itu dikukur, disimpan dan diaduk dengan tangan agar pembusukannya merata setiap hari selama seminggu.
Kemudian, kelapa itu dikeringkan atau dijemur dalam waktu dua hari saja untuk mengektrak minyak sehingga menjadi residu. Ampas tersebut kemudian disangrai untuk dijadikan bumbu dasar pembuatan kuah Pliek U sejenis gulai khas Aceh.
Sementara untuk Salak Pliek U, agar sensasi rasa supaya lebih gurih, nikmat dan tahan lama, Buah salaknya dikemas dalam bentuk terpisah dengan bumbu Pliek U yang di padu dengan gula, garam dan cabe rawit.
“Saya mulai menjual salak pliek dari pukul 7 pagi sampai pukul 10 malam. Selain itu, minat daya beli dari masyarakat yang melintas di jalan Banda Aceh Medan sangat tinggi. Karena kuliner ini memang bisa dibilang sudah langka untuk didapatkan. Ujar Mira (27) penjual Salak Pliek U, Sabtu (11/1/20).
Salak Pliek U ini merupakan salah satu potensi bagi masyarakat Aceh yang sedang dikembangkan. Keberadaannya yang saat ini sudah mulai bermunculan kembali. Saya sangat suka dengan Kuliner ini karena dia memiliki cita rasa yang khas yang tidak dimiliki dari kuliner-kuliner lainnya. Ujar Rima (23) pengunjung, Sabtu (11/1/20).
Penulis: Asnaiyati
Redaktur : cahya pratiwi


0 komentar